Tuesday, April 7, 2020

#AprilProduktifDay7: Bingung

Tema kali ini sungguh membingungkan. Aku bingung mau menulis apa. Karena aku belum berpengalaman soal hubungan, tapi kalau nonton film atau baca buku senangnya yang romance hoho...

Karena aku tak pandai membuat kata-kata soal cinta, jadi aku berpikir untuk membagikan quotes cinta dari film-film yang aku sudah nonton.

“When you realize you want to spend the rest of your life with somebody, you want the rest of your life to start as soon as possible.” –When Harry Met Sally

“It would be a privilege to have my heart broken by you.” –The Fault In Our Stars

“You have bewitched me, body and soul, and I love… I love… I love you.” – Pride & Prejudice

 “So it’s not gonna be easy. It’s gonna be really hard. We’re gonna have to work at this every day, but I want to do that because I want you. I want all of you, forever, you and me, every day.” – The Notebook

"I will return. I will find you. Love you. Marry you. And live without shame." – Atonement

"I miss you, Jenny. If there's anything you need, I won't be far away." – Forrest Gump

“I am in love with you. And I know that love is just a shout into the void and that oblivion is inevitable and that we’re all doomed. And that one day all of our labors will be returned to dust. And I know that the sun will swallow the only Earth we will ever have. And I am in love with you.” – the Faults in Our Stars.

Monday, April 6, 2020

#AprilProduktifDay6: Aku Beda

Yang berbeda dari saya & teman-teman...

Mereka suka pedas, saya tidak.
Mereka suka durian, saya tidak. 
Mereka tidak pakai kacamata, saya iya.
Mereka punya akun tiktok, saya tidak.
Mereka suka Dalgona Coffee, saya tidak. 
Mereka tidak suka warna pink, saya iya.
Mereka punya second account Instagram, saya tidak.
Mereka tidak suka bermain dengan anak kecil, saya iya.

Terlalu banyak perbedaan diantara saya dan teman-teman. 

Sunday, April 5, 2020

#AprilProduktifDay5: Unek-unek Bermain Social Media

     Pertama kali aku bermain social media saat aku berumur 10 tahun, pada saat itu sekitar tahun 2010. Social media yang pertama kali aku gunakan adalah Facebook. Saat itu aku menggunakan Facebook bukan untuk membuat status atau memposting foto alay (hehe), melaikan hampir seharian ku mainkan Facebook hanya untuk bermain Ameba Pico dan game restauran yang aku tidak ingat namanya :") Lalu saat beberapa tahun berikutnya permainan Ameba Pico menghilang dan digantikan dengan Ameba Pigg yang menggunakan bahasa jepang dan aku tidak mengerti bahasanya, akhirnya aku tidak bisa bermain Ameba Pico lagi & itu sangat disayangkan. 

     Apakah kalian tahu? Dulu saking senangnya aku bermain Ameba Pico, aku sampai membuat sebuah fanspage di Facebook bernama Ameba Pico Indonesia, fanspage itu dulu pengikutnya sekitar 3.000an, setelah Ameba Pico hilang fanspage tersebut berubah nama menjadi Disney Fans Indonesia, sampai sekarang FP tersebut masih ada namun sudah lama tidak dikelola. Aku ingat sekali dulu mengelola FP tersebut dengan teman-teman social media yang aku rekrut sebagai admin. Kangen sekali dengan masa-masa itu... 

     Yang awalnya hanya menggunakan Facebook, seiring berjalannya waktu, social media yang aku gunakan pun bertambah, dari mulai Twitter, WhatsApp, Line, Pinterest, dll. Dari dulu hingga sekarang, hal yang paling aku tidak suka saat bermain social media adalah adanya iklan-iklan aneh yang mengangguku saat bermain. Lalu aku juga tidak suka dengan orang-orang yang dengan gampangnya membagikan berita hoax dan orang-orang yang gampang sekali jarinya menjelek-jelekan orang di social media, sayang sekali di semua social media hanya ada tombol klik like online tidak ada tombol tampol online, hehe...

Saturday, April 4, 2020

#AprilProduktifDay4: Puding


     Cerita ini adalah cerita pengalaman seorang temanku dengan kakaknya. Dicerita ini temanku akan disebut inisial U dan kakaknya akan disebut dengan inisial B.

     Suatu hari, U dan B pergi ke sebuah angkringan, saat ingin memesan makanan mereka melihat ada menu puding di daftar menu, saat mereka melihat harganya, ternyata harganya hanya Rp. 1000, harga yang sangat murah untuk 1 porsi puding. Mereka berdua langsung berpikir "Wow... wajib beli nih,". Lalu si B nanya ke mas angkringan buat mastiin.

"Mas, ini tuh puding apa?" 
"Ya puding, puding ya puding" kata masnya dengan sangat yakin.
         
     Setelah diyakinkan oleh mas angkringan bahwa itu puding, mereka langsung memesan 1 puding, tadinya mereka berpikir untuk memesan puding yang sangat banyak, tapi B berpikir untuk beli 1 dulu, untung nyobain dulu katanya. 

     Sambil nunggu makanan dan minuman, tiba-tiba si mas angkringan datang membawa 3 gelas minuman, salah satunya yaitu gelas berisi air putih dingin. U dan B langsung tatap-tatapan kebingungan dan ngeliatin masnya, karena penasaran pake banget akhirnya si U nanya ke mas angkringan,
“Mas ini pudingnya mana ya?” 
“Ya itu puding.” 
“Mana mas?” tanya U hampir ngegas. 
“Itu loh mba puding, putih dingin.”

     Dan kedua kaka-beradik itu pun langsung merasa seperti orang bodoh.  
 

Friday, April 3, 2020

#AprilProduktifDay3: Tukang Roti & Putri Kerajaan


           Jujur aku bingung ingin me-review buku apa. Setelah otak berputar memikirkan ingin review buku apa, akhirnya diputuskan bahwa aku akan review buku dengan judul the Royal Bread. Aku baru saja menyelesaikan buku ini beberapa waktu lalu, jadi masih teringat dengan jelas ceritanya seperti apa...hohoho (maap kadang sering lupa jalan cerita novel, wkwk). Langsung saja... check this out!

“Oh, ini bukan tentang siapa yang harus dicintai. Semua orang berhak mencintai dan dicintai. Ini bukan tentang kenapa aku bisa jatuh cinta pada seorang anak tukang roti. Tapi, ini memiliki arti yang lebih besar. Ini semua tentang cinta sejati.”– Putri Vanessa. (hal.151)


Novel ini menceritakan tentang seorang laki-laki bernama Albert Glister, seorang anak penjual roti yang hidup di kota New York. Dia juga menjadi salah satu anak basket bersama sahabatnya yang bernama Jack. Suatu hari terdengar kabar bahwa putri kerajaan Inggris, yaitu Vanessa Carrol akan pindah ke sekolah yang sama dengan Albert. Saat hari kepindahan Vanessa tiba, terdapat penyambutan luar biasa dilakukan oleh sekolah. Beberapa hari kemudian, toko roti milik keluarga Albert terancam disita karena ayah Albert tidak mampu melunasi hutang akibat penggadaian toko tersebut. Kemudian munculah ide dari ibu Albert untuk mengajak Vanessa datang ke toko rotinya agar banyak wartawan yang meliput dan toko rotinya pun menjadi terkenal.

Albert berhasil mengajak Vanessa untuk datang ke toko rotinya. Vannesa membantu Albert dalam menyelesaikan permasalahan hutang ayahnya. Awalnya Albert berpikir bahwa ia tidak akan pernah memiliki perasaan untuk Vanessa, namun hati berkata lain, Albert menyimpan perasaan kepada Vannesa. Tetapi saat itu Vanessa sedang berpacaran dengan salah satu anak yang terkenal nakal di sekolah, yaitu Seth. Tak lama, terdengan kabar bahwa Seth dan Vanessa putus. Hal itu menjadi sebuah kesempatan untuk Albert. Kejadian-kejadian selanjutnya membuat Albert dan Vannesa semakin dekat dan muncul perasaan lain di antara keduanya.

Kelebihan dari novel ini adalah menggunakan gaya bahasa yang cukup ringan, jadi bisa dipahami oleh semua kalangan. Mengajak untuk melupakan orang yang telah menyakiti, banyak kata penyemangat dan motivasi. Lalu ceritanya juga sangat menarik, menurut saya novel ini gabungan cerita Sleeping Beauty dan kisah cinta antara Pangeran William dan Kate Middleton, walaupun tidak sepenuhnya mirip. Yang terakhir, sampulnya juga menarik, berwarna hitam, terdapat pemandangan Big Ben dan kota London serta judul novelnya yang menggunakan tulisan timbul.

Tidak ada hal yang sempurna. Disetiap kelebihan pasti selalu ada kekurangan. Kekurangan dari novel ini adalah cerita saat klimaksnya kurang "greget" saat Vanessa dikabarkan jatuh dari pesawat, tidak diberitahu oleh penulis kenapa pesawat tersebut bisa jatuh dan tiba-tiba saja diceritakan bahwa Vanessa sudah di istananya. Lalu, ending ceritanya juga terlalu dipaksakan dan kurang detail. Di novel ini terdapat kata yang sangat asing bagi saya, yaitu bathopobia dan tidak ada catatan kaki atau keterangan apapun mengenai kata tersebut dalam novel ini.

 Kesimpulan dari novel ini adalah menarik untuk dibaca, banyak kata-kata motivasi, dan dapat dibaca oleh siapa saja. Walaupun masih ada beberapa kekurangan, namun kekurangan tersebut dapat tertutupi dengan adanya kisah seru dan lucu antara Gilbert dan teman-temannya serta kisah romantis antara Gilbert dan Vanessa.

Thursday, April 2, 2020

#AprilProduktifDay2: Oh Corona

Corona... oh Corona...
Makhluk entah yang datangnya darimana. Kedatangan Corona yang secara tiba-tiba membuat semua orang panik. 

Orang China panik.
Orang Iran takut.
Orang Amerika panik.
Orang Malaysia takut.
Bahkan orang Indonesia yang katanya kuat pun panik. 

Kedatangan Corona merupakan musibah, hal yang sangat sangat buruk. Namun, diantara yang buruk tidak semuanya buruk. 

Karena Corona beberapa orang yang jarang berkumpul dengan keluarganya menjadi berkumpul. Karena Corona orang yang jarang peduli dengan kebersihan menjadi sangat peduli dengan kebersihan. Karena Corona orang yang sangat senang rebahan menjadi dapat rebahan setiap hari. 

Selain memiliki dampak buruk, ternyata Corona memiliki dampak yang baik pula. Tetap saja, kedatanganmu tidak diharapkan. Semoga kamu lekas pergi wahai Corona.

arsmantika
2 April 2020

Wednesday, April 1, 2020

#AprilProduktifDay1: Bayangan


Pada tanggal 31 Desember 2019, sehabis melaksanakan solat isya, aku bersama beberapa tetangga berkumpul di depan rumahku untuk bakar-bakar. Hanya bakar-bakar kecil-kecilan; ikan, jagung dan sosis. Suasana kekeluargaan yang sangat terasa, sayangnya pada saat itu hujan deras. Tidak seperti pergantian tahun yang biasanya, saat itu pergantian tahun di sambut oleh hujan yang sangat deras. Karena hujan tersebut komplek rumah tidak ramai seperti pergantian tahun yang sebelumnya, yap, hanya beberapa tetangga saja yang merayakan pergantian tahun baru di depan rumahku.

Jam sudah menunjukkan pukul 10.30 WIB, bakar-bakar pun selesai, tidak seperti bakar-bakar biasanya kan? Biasanya sampai jam 00.00 WIB masih sangat ramai. Setelah beres-beres aku langsung menuju kamar. Aku termenung, membayangkan apa yang akan terjadi di tahun 2020. Saat itu aku berharap di tahun 2020 ini aku bisa lebih produktif dari tahun-tahun sebelumnya, semakin rajin beribadah, diberi kesehatan dan panjang umur untukku dan keluargaku, lebih rajin menabung, dan masih banyak lagi.

Dan sekarang aku sedang hidup di tahun 2020, tidak menyangka sekaligus sangat berterima kasih kepada Allah SWT. Semoga tahun 2020 menjadi tahun yang semakin baik seperti yang diharapkan oleh aku dan teman-teman. Semoga semua hal buruk yang sedang terjadi di awal tahun 2020 ini segera menghilang.💖